SUMENEP, MaduraPost - Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhary, Prof. Dr. Achsanul Qosasi, mengajak jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Reksa Perjuangan untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga sekaligus membawa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menuju kemajuan.
Pesan tersebut disampaikan saat bertemu dan berdiskusi bersama pengurus BEM di lingkungan Kampus UNIBA Madura beberapa hari lalu. Dalam suasana penuh keakraban, Prof. AQ menekankan bahwa mahasiswa merupakan elemen penting dalam menentukan arah perkembangan kampus di masa mendatang.
Ia menjelaskan, seluruh sarana dan prasarana yang tersedia di UNIBA Madura dibangun agar dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai ruang belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan tanpa dikenai biaya.
“Saya titip UNIBA kepada kalian BEM Kabinet Reksa Perjuangan. Manfaatkan seluruh fasilitas yang telah saya sediakan secara gratis untuk mengembangkan akademik, bakat, dan potensi kalian. Semua ini saya bangun bukan untuk saya, melainkan untuk masa depan kalian dan masa depan Madura,” ujar Prof. AQ, Rabu (8/7).
Menurut Guru Besar Universitas Airlangga tersebut, fungsi perguruan tinggi tidak berhenti sebagai tempat memperoleh ilmu pengetahuan. Kampus juga harus menjadi wadah lahirnya inovasi, kreativitas, serta gerakan mahasiswa yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Jaga UNIBA, rawat cita-citanya, dan buktikan bahwa dari kampus ini akan lahir generasi yang mampu mengharumkan nama Madura,” pesannya.
Prof. AQ juga berharap kepengurusan BEM Kabinet Reksa Perjuangan mampu menjalankan fungsi strategis sebagai jembatan komunikasi antara mahasiswa, yayasan, dan pimpinan universitas. Melalui peran tersebut, organisasi kemahasiswaan diharapkan aktif mengawal program akademik, kegiatan organisasi, hingga berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat.
Ia memastikan yayasan akan terus memberikan dukungan terhadap seluruh agenda mahasiswa yang sejalan dengan visi UNIBA Madura sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Madura.
Dengan semangat tersebut, BEM Kabinet Reksa Perjuangan diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang membawa UNIBA Madura semakin berkembang sebagai kampus kebanggaan masyarakat Madura sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat mengatakan, pesan yang disampaikan Ketua Yayasan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kampus.
"Mahasiswa merupakan mitra strategis universitas. Karena itu, kami berharap BEM Kabinet Reksa Perjuangan mampu menjadi pelopor lahirnya gagasan-gagasan inovatif, menjaga budaya akademik yang sehat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pimpinan universitas akan terus membuka ruang kolaborasi agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara optimal," ujar Prof. Rachmad Hidayat.***