SUMENEP, MaduraPost - Tim distribusi dan penyaluran bantuan pangan Kementerian Pangan Republik Indonesia untuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar santunan bagi anak yatim dan piatu di seluruh kecamatan, baik wilayah daratan maupun kepulauan.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 15–16 Juli 2026. Aksi kemanusiaan itu digagas oleh koordinator kabupaten, koordinator kecamatan, serta tim distribusi bantuan pangan sebagai ungkapan rasa syukur setelah penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 selesai dengan lancar.

Adapun proses distribusi bantuan pangan kepada masyarakat di Kabupaten Sumenep telah tuntas pada 30 Juni 2026.

"Dana santunan berasal dari sumbangan sukarela yang dihimpun para anggota tim, dengan menyisihkan sebagian honor yang mereka terima selama bertugas menyalurkan bantuan pangan di Kabupaten Sumenep," kata Kepala Bulog Wilayah Madura, Ahmad Rofi'i, Sabtu (18/7) siang.

Pihaknya juga mengapresiasi kekompakan seluruh tim yang telah menyelesaikan proses distribusi bantuan pangan sekaligus menunjukkan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan piatu.

Sementara itu, Wakil Ketua Koordinator Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri mengatakan, seluruh rangkaian penyaluran bantuan pangan berlangsung tanpa hambatan berkat kolaborasi berbagai pihak.

"Untuk penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sumenep, alhamdulillah berjalan lancar, tidak ada kendala. Alhamdulillah juga teman-teman koordinator kabupaten, kecamatan, dan tim di cabang berkolaborasi dengan baik. Sebagai bentuk rasa syukur, kami mengadakan santunan kepada anak yatim agar kegiatan kemarin berjalan lancar, barokah, dan ke depan kegiatan-kegiatan berikutnya juga bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, santunan diberikan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dengan sumber pendanaan berasal dari sumbangan tim koordinator tingkat kabupaten maupun kecamatan.

"Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep. Sumber pendanaannya melalui sumbangan, baik dari tim kabupaten maupun masing-masing kecamatan," katanya.