Sebab semakin lama identitas para pejabat yang terlibat dalam proses kredit tersebut tidak diungkap, semakin muncul dugaan bahwa perkara ini tidak sesederhana yang terlihat.
Dalam penelusuran yang berkembang di luar ruang sidang, muncul pula nama lain.
Eko.
Nama itu disebut pernah menduduki posisi analis kredit atau penyelia sebelum tahun 2020.
Tetapi seperti banyak bagian lain dalam perkara ini, informasi mengenai siapa Eko sebenarnya, apa perannya, dan sejauh mana keterlibatannya, masih berada dalam ruang abu-abu.
Tak ada penjelasan resmi.
Tak ada klarifikasi terbuka.
Yang tersisa hanya serpihan informasi yang memancing spekulasi.
Kasus ini menjadi menarik bukan hanya karena dugaan kredit fiktifnya.