Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu mengatakan, setiap koperasi memiliki persoalan yang berbeda sehingga penanganannya juga harus disesuaikan. Apabila kendalanya berada pada kualitas sumber daya manusia, pemerintah akan memberikan pelatihan.

Sedangkan jika permasalahan terletak pada permodalan, bantuan keuangan dapat menjadi salah satu solusi.

"Kalau kita tahu sakitnya apa, kita perbaiki. Kalau misalnya sumber manusianya tidak bagus, ya kita berikan pembinaan. Kalau dari sisi permodalannya tidak bagus, kita beri bantuan keuangan," jelasnya.

Meski demikian, Bupati Fauzi menekankan bahwa penguatan koperasi tidak cukup hanya mengandalkan dukungan dana. Menurutnya, peningkatan kualitas pengelola juga menjadi faktor penting agar koperasi mampu berkembang secara berkelanjutan.

"Tapi bukan hanya bantuan keuangan, tapi juga ditata sumber daya manusianya," tegasnya.

Ia berharap koperasi konvensional maupun KDMP dapat sama-sama bertumbuh secara sehat dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.***