Selain peningkatan kapasitas pelaku usaha, Irwan juga menyoroti pentingnya pembenahan tampilan produk melalui kemasan yang lebih menarik sehingga memiliki nilai tambah di pasaran.
Di sisi lain, ia mendorong pelaku UMKM mulai memanfaatkan platform digital sebagai media promosi dan penjualan.
Menurutnya, perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Pemasaran berbasis digital dinilai menjadi peluang bagi produk-produk lokal Sumenep untuk menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Pemasaran harus mengikuti perkembangan zaman melalui media digital. Dengan begitu, produk-produk lokal Sumenep bisa memiliki jangkauan pasar yang lebih luas,” tutur Irwan.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep semakin memperkuat sinergi pembinaan UMKM melalui kolaborasi berbagai pihak.
Dengan pendampingan yang konsisten, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas bisnis, berkembang menjadi usaha yang lebih maju, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.***