“Suami saya bekerja lebih dari 30 tahun, bertaruh nyawa di jalan. Masak iya, gaji pensiunan suami saya malah dinikmati orang lain,” ujarnya dalam sidang.

Hingga perkara ini bergulir di pengadilan pada 2026, Aisah mengaku masih mencari kepastian atas hak pensiun suaminya yang terus terpotong selama bertahun-tahun.***

Disclaimer:

Tulisan ini merupakan laporan depthnews (liputan mendalam) yang disusun berdasarkan seluruh alur cerita dan kesaksian Siti Aisah (63), istri korban Abdul Hamid (76), sebagaimana disampaikan dalam wawancara dan keterangan di persidangan.

Seluruh narasi dalam artikel ini merefleksikan sudut pandang dan pengalaman korban. Proses hukum masih berlangsung, dan setiap pihak yang disebutkan tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai ketentuan yang berlaku.