“Saya tanya ini uang apa, dia bilang itu uang pribadinya dan ikhlas memberikannya kepada saya," terangnya.

Pensiun Tergerus, Hidup Kian Sulit

Sejak 2019, pensiun Abdul Hamid dipotong otomatis Rp2.112.000 per bulan. Pada awal pemotongan, uang yang tersisa hanya sekitar Rp600 ribu.

“Sekarang sudah di angka Rp980 ribu,” ujar Aisah.

Menurutnya, buku tabungan dan SK pensiun kerap berada di tangan Novi dengan berbagai alasan. Hingga sekitar setahun kemudian, pencairan pensiun sempat macet.

Aisah mengaku sempat menjual tanah untuk mencukupi kebutuhan hidup. Ia juga mengaku sering berselisih dengan suaminya karena tekanan ekonomi.

“Saya di posisi ini hanya bisa nangis. Kecewa, marah dan tidak terima,” katanya.

AO dan Pimpinan Disebut Datang ke Rumah

Ketika Aisah mengancam akan melaporkan kasus tersebut, Account Officer (AO) BRI Cabang Sumenep, Ridwan, datang ke rumahnya.