Berlanjut pada tahun 2019 pertengahan, harga garam malah turun drastis sehingga menyebabkan garam-garam yang sudah dibeli PT Garam (Persero) tidak bisa dikeluarkan.

"Penyebabnya, pertama, kita membeli di angka rata-rata Rp 1200 ribu perkilo, sementara harga di bawah karena masukknya impor yang sangat besar hingga harga pasar ada yang Rp 400 ribu perkilo. Itu yang kami fikirkan," ujarnya.

IMPOR GARAM, PT GARAM (PERSERO) SEBUT KARENA KEBIJAKAN PUSAT

Soal tuntutan mahasiswa tentang impor garam, Indra mengaku, bahwa telah menjadi kebijakan pusat. Dia berujar, dengan adanya impor garam, PT Garam (Persero) juga menerima imbas secara langsung.

Dalam artian, lanjut dia, garam harus bisa dikelola bersama-sama dengan para aktivis mahasiswa, untuk mengubah tataniaga garam di Indonesia.