SAMPANG, MaduraPost – Peringatan Hari Buruh Internasional setiap 1 Mei kembali menjadi momentum refleksi atas pentingnya jaminan perlindungan serta peningkatan kesejahteraan pekerja.

May Day tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa hak dan masa depan buruh harus terus diperjuangkan di tengah dinamika ketenagakerjaan yang kian kompleks.

Anggota DPRD Sampang dari Fraksi Partai Gerindra, Sohebus Sulton, menegaskan bahwa pekerja tidak bisa dipandang hanya sebagai bagian dari sistem produksi. Menurutnya, buruh memiliki peran strategis dalam menopang kemandirian bangsa.

“Buruh adalah soko guru kemandirian bangsa bersama para petani dan nelayan,” ujar Sohebus, Jumat (1/5).

Ia menilai, posisi buruh dalam pembangunan daerah harus ditempatkan secara proporsional dan strategis. Pasalnya, roda perekonomian bergerak salah satunya berkat kontribusi para pekerja, sekaligus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keadilan sosial.