Kedua, mahasiswa meminta PT Garam (Persero) membantu serapan garam lokal di Kabupaten Sumenep.

Ketiga, mahasiswa meminta PT Garam (Persero) tidak hanya meningkatkan kualitas produksi milik PT Garam (Persero) sendiri, melainkan petani garam juga dibantu dalam meningkatkan garam yang berkualitas.

Menurut data yang dibawa mahasiswa usai melakukan audiensi dengan Dinas Perikanan Sumenep beberapa lalu terbukti, PT Garam (Persero) hanya mampu

memproduksi 57.753 ton atau 30% dari target 192.947 ton.

Sedangkan harga garam di

Kabupaten Sumenep musim panen 2021 hanya mencapai nominal Rp. 500.000,- per ton.