Artinya, apabila sebuah sektor mempunyai peranan paling penting dan pertumbuhannya lambat, maka hal ini dapat mengakibatkan terhambatnya tingkat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, begitu sebaliknya.

Lalu, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2005 hingga tahun 2013 mengalami kecenderungan peningkatan yang sangat signifikan.

Tercatat, pada tahun 2005 hanya sebesar 3,21 persen. Kemudian peningkatan terbesar pada tahun 2011, 2012, hingga tahun 2013 yang mencapai angka 14,45 persen.

Setelah itu, dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, bahkan di tahun 2020 akibat dari dampak Covid-19 menjadi minus 1,13 persen.

Dibandingkan tahun 2023, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep mencapai 5,3 persen.