SUMENEP, MaduraPost - Selain menyoroti pentingnya profesionalisme dan kinerja para pejabat yang baru dilantik, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga memberikan perhatian khusus terhadap pola komunikasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan media massa.

Bupati Fauzi menegaskan, pejabat publik, terutama kepala OPD, harus terbuka terhadap kebutuhan informasi yang dibutuhkan masyarakat melalui media.

Karena itu, dirinya tidak ingin ada lagi pejabat yang terkesan sulit dihubungi atau menghindari konfirmasi dari wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media menjadi bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.

“Kalau yang sulit dikonfirmasi, itu sudah saya sampaikan setiap rapat. Pastikan berusaha untuk tidak sulit dikoordinasikan oleh seluruh insan media ataupun siapa saja,” kata Fauzi kepada wartawan usai pelantikan pejabat di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (23/6) malam.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep agar lebih responsif dalam memberikan informasi kepada publik.

Bupati Fauzi menilai, pejabat yang mengemban amanah pelayanan publik tidak boleh menutup diri dari proses konfirmasi yang dilakukan media.

Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, setiap OPD diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan insan pers serta memberikan akses informasi yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.