Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 31 pejabat resmi mengemban jabatan baru yang mencakup sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), sekretaris kecamatan, hingga kepala UPTD.

Ia menambahkan, tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis mengharuskan setiap ASN terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja.

Aparatur, kata dia, tidak boleh cepat merasa puas, melainkan harus terus belajar dan berinovasi agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Menurut Bupati Fauzi, peningkatan kompetensi ASN menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, serta mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tekankan seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya kerja yang produktif, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada pencapaian kinerja, jadi sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan,” pungkas Bupati Fauzi.***