Jailani kini berada dalam posisi sulit. Ia tidak menggunakan meteran baru yang dipasang PLN karena takut dituduh melanggar lagi. “Saya hanya pelanggan. Saya bahkan tidak tahu istilah ‘ngelos’ itu apa,” ujarnya.
Baginya, tuduhan pencurian arus adalah pukulan telak atas kepercayaan terhadap institusi layanan publik.
Praktik mafia meteran dan denda sepihak, kasus Jailani adalah cermin gelap dari lemahnya sistem pengawasan dan transparansi di sektor pelayanan publik.***
Catatan Redaksi:
Kami masih berupaya menghubungi Dani, Beni, dan pihak-pihak lain yang disebutkan untuk memberikan hak jawab secara adil dan berimbang. Liputan ini akan diperbarui sesuai perkembangan terbaru di lapangan.