"Ketika saya tanya, panitia malah kebingungan, dan di grup WhatsApp sudah minta izin kepada calon, katanya. Namun setelah saya jawab, ternyata tidak ada satupun panitia yang menghubungi calon bahwa saksi-saksi dari kami itu tidak diikutsertakan," jelasnya.

Dari sini, Hajar pun menilai, jika Ketua Panita Pilkades telah mencoba bermain-main dengan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa itu. Sebab itu, pihaknya meminta agar ada transparansi dari pihak panitia Pilkades dan bisa bersikap netral.

"Yang jelas ini panitia telah main belakang. Kami tidak terlalu menjauh menduga dan mempermasalahkan ini. Tapi kami harus bersikap tegas demi lancarnya pelaksanaan Pilkades, dan janji panitia akan bersikap netral," tegas Hajar.

Hajar juga menambahkan, apabila ada kendala dari panitia Pilkades terkait penyebaran surat undangan pemilih, sesegara mungkin dikoordinasikan dengan beberapa saksi Cakades. Hal itu bertujuan, sambungnya, agar tidak ada kecurigaan antar Cakades dengan pihak panitia Pilkades.