Sebab curiga dengan penyebaran undangan tidak tepat waktu yang telah terjadwal sore hari, Cakades nomor urut 1 ini kemudian langsung melakukan konfirmasi kepada Ketua Panitia Pilkades setempat.

Hasilnya, kata Hajar, Ketua Panitia Pilkades malah sempat kebingungan saat ditanya perihal komitmen penyebaran undangan pemilih tersebut.

Malah, lanjutnya, ada bahasa normatif yang dikatakan Ketua Panitia Pilkades jika pembagian surat undangan pemilih tersebut akan dilaksanakan pagi hari.

Faktanya, Hajar mengaku jika tidak ada komunikasi apapun kepada dirinya terhadap perubahan jadwal penyebaran undangan pemilih tersebut.

"Setelah kami kroschek, ini tidak ada kesepakatan bersama. Kami mendengar informasi itu dari orang lain, bahwa undangan sudah disebar. Kami sempat mencoba menghubungi panitia, kenapa ini bisa terjadi. Ini sudah tidak tepat waktu sesuai dengan surat yang diberikan kepada kami sebagai Cakades nomor urut 01," tanya Hajar terheran-heran.