Hingga berita ini ditulis, Direktur RS BHC Sumenep, dr. Tedjo Wahyu Putranto, belum memberikan penjelasan resmi terkait polemik penanganan medis Dani maupun janji penyampaian hasil investigasi internal yang belum terealisasi.
Upaya konfirmasi kepada pihak manajemen rumah sakit, termasuk melalui Humas dan Marketing RS BHC, Sandra Rahestri, juga belum menghasilkan keterangan substantif.***