Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan berbagai atraksi budaya serta keikutsertaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pria yang akrab disapa Abil ini berharap, Maharaya Festival berkembang menjadi ruang lahirnya inovasi baru di bidang seni pertunjukan, bukan sekadar agenda rutin tahunan.

"Kami ingin Maharaya menjadi ruang lahirnya cara-cara baru dalam berkarya. Semoga festival ini dapat menginspirasi para seniman untuk terus bereksperimen, sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai daerah yang berani menawarkan inovasi dalam dunia seni pertunjukan," tuturnya.

Maharaya Festival 2026 mengangkat tema "Gelombang dari Pesisir" dan dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut masuk dalam rangkaian Sumenep Calendar of Event 2026 dengan melibatkan akademisi dan praktisi tari, komunitas seni, sanggar, pelaku UMKM, masyarakat, serta Pemerintah Kabupaten Sumenep.***