"Kami bersyukur karena pada tahun ini kembali dapat melaksanakan Haflah At-Takharruj Angkatan III. Ini merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan siswa selama menempuh pendidikan. Kami berharap semangat mencintai Al-Qur'an terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan atau reward kepada sejumlah siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar para siswa terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya.
Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada siswa yang berhasil menuntaskan target hafalan Al-Qur'an sesuai program yang telah ditetapkan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, yang diwakili oleh Pengawas Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Disdik setempat, mengapresiasi komitmen SDT2Q Insan Permata Mulia dalam membangun pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keislaman.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan karakter anak sejak dini, termasuk melalui pembiasaan berbahasa yang santun dan menghormati jasa para guru.
"Penguatan karakter harus terus dikuatkan kepada anak-anak kita. Salah satunya melalui bahasa yang baik dan santun. Jangan pernah mengatakan itu bekas guru saya atau bekas kepala sekolah saya. Katakanlah itu guru saya saat saya masih SD, itu kepala sekolah saya saat saya masih SD. Ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendidik yang telah berjasa dalam perjalanan hidup kita," tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap karya dan inovasi yang ditunjukkan SDT2Q Insan Permata Mulia. Salah satunya berupa video tilawah yang pernah dipresentasikan saat pertemuan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan menjadi salah satu bentuk kreativitas sekolah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Al-Qur'an.
Menurutnya, upaya-upaya tersebut menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan mampu menghadirkan inovasi sekaligus menjaga nilai-nilai karakter dan spiritual peserta didik.