SUMENEP, MaduraPost - Peristiwa berdarah yang menghebohkan warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya terkuak. Kamis, 2 Desember 2021.

Tabir pembunuhan karena asmara meregang nyawa ini diketahui setelah polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil laporan Kepolisian Sektor (Polsek) Ambunten serta Polsek Pasongsongan.

Pembunuhan seorang pemuda inisial MD yang tak lain adalah Mulyadi (37), berkependudukan asli warga Dusun Tajjan, Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk itu, pada Rabu (1/12/2021) malam menjadi hari terakhir di dunia usai celurit menyayat lehernya.

Sontak, tragedi ini menghebohkan warga Dusun Wakduwak, Desa Belluk Raja, Kecamatan Ambunten, Rabu malam kemarin. Hingga video MD bersimbah darah viral di media sosial (Medsos) utamanya grup WhatsApp.

Hasil informasi yang dihimpun MaduraPost di lapangan, MD sebenarnya adalah warga Dusun Wakduwak, Desa Belluk Raja, Kecamatan Ambunten.