Namun, MD telah berdomisili ke Dusun Tajjan, Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk beberapa tahun lalu. Disana, ia sudah berkeluarga alias sudah memiliki seorang istri.
Diam-diam, MD malah menaruh hati pada istri orang lain. Karena soal asmara, pada malam itu sekitar pukul 19.00 WIB, MD tewas bersimbah darah di depan teras rumah tanah kelahirannya Dusun Wakduwak, Desa Belluk Raja, Kecamatan Ambunten.
Kronologi kejadian, berawal dari hubungan terlarang antara MD dengan wanita yang sudah bersuami.
Informasi yang didapatkan polisi, pembunuh MD masih memiliki ikatan keluarga dengannya. Dia adalah Haris (40). Saat membunuh MD, Haris tidak sendiri. Dia bersama Mioddin (60) dan Halili (30).