Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Kepala Dinas (Kadis) inisial A yang ada di salah satu OPD sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep. Dimana, Kadis A secara tegas menyebutkan, bahwa saat ini situasi keuangan pemerintah daerah sedang sakit.

"Keuangan kita lagi sakit, apalagi keuangan daerah saat ini lagi defisit sekitar Rp. 50 miliar," ujar Kadis A.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Yayak Nurwahyudi, ikut angkat bicara.

Yayak bahkan membenarkan bahwa kondisi keuangan sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep tahun ini memang sedang memiliki defisit yang cukup signifikan.