"Kepala daerah beralasan cuti, lalu mengampanyekan Jokowi. Saya tantang mereka ambil cuti lalu ikut mengampanyekan Prabowo-Sandi, berani tidak?" tantang dia.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk rangsangan kepada ASN dan kepala daerah agar dalam memahami aturan tidak diartikan setengah-setengah. Sebab, dia banyak mengantongi data dan informasi, bahwa rata-rata kepada daerah jelang pemilu 2019, ikut mengampanyekan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf.