PAMEKASAN, MaduraPost - Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak positif terhadap pemenuhan gizi anak Indonesia, Tapi juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka jutaan lapangan kerja baru.

Sejak Februari 2025 Program MBG terealisasi di Kabupaten Pamekasan, sedikitnya telah berhasil merekrut 7000 tenaga kerja baru dengan penghasilan Perbulan minimal Rp 2.400.000 /orang.

Demikian itu dilihat dari jumlah Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di Kabupaten Pamekasan. Terdapat kurang lebih 128 SPPG yang tersebar di 13 Kecamatan se Kabupaten Pamekasan.

Menurut Saedi Selaku Ketua Peguyuban Mitra MBG di Kabupaten Pamekasan, realisasi program MBG merupakan langkah kongkrit pemerintah dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat yang ada di desa.

"Dari 128 SPPG di Kabupaten Pamekasan, setidaknya sudah berhasil merekrut 7000 tenaga kerja baru yang bertugas menjadi Relawan SPPG," Kata Saedi. Kamis (14/5/26).

Lebih lanjut Saedi mengatakan bahwa program MBG sebagai upaya Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para petani di desa. Karena semua kebutuhan bahan pokok dalam program MBG bermuara dari para petani.

"Infrastruktur ekonomi di desa akan tumbuh dengan adanya program MBG, hal ini langkah nyata Presiden untuk masyarakat, khususnya yang ada di desa," Imbuhnya.

Pihaknya menghimbau agar seluruh mitra SPPG yang ada di Kabupaten Pamekasan lebih mengutamakan suplay bahan pokok dari para petani sekitar, sehingga manfaat dari adanya program MBG ini bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.