PAMEKASAN, MaduraPost - Pada hari selasa (06/12) Kemaren, Sejumlah aktivis dari LSM Jaka Jatim menggelar aksi unjuk rasa ke gedung KPK meminta agar kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Pamekasan segera diusut tuntas.
Salah satunya adalah dugaan korupsi mobil Sigap yang diduga merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
Jaka Jatim dengan tegas meminta KPK segera menetapkan Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sebagai Tersangka.
Namun fakta berbading terbalik, KPK bukan menelisik dugaan korupsi yang diduga melibatkan Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan, Justru KPK Mengundang Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan untuk menerima penghargaan.
Dalam surat bernomor UND/2885/LHK.01/12/12/2022 disebutkan bahwa Bupati Baddrut Tamam akan menerima Penghargaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Tahun 2022.