SUMENEP, MaduraPost - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk pengadaan hand tractor pada tahun 2026.
Berdasarkan informasi yang tercantum di laman Sirup Inaproc, proyek tersebut dibagi ke dalam dua paket kegiatan, masing-masing senilai Rp525 juta dan Rp1,452 miliar.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengungkapkan, bahwa proses pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut saat ini tengah berjalan melalui sistem e-katalog.
“Saat ini, proses pengadaannya sudah berjalan. Kami berharap bisa cepat terealisasi agar bisa segera diserahkan kepada pengusul,” ungkapnya, Senin (22/6).
Menurut pria yang akrab disapa Inung itu, bantuan alsintan tersebut nantinya akan diberikan kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.
“Pengadangan Alsintan bersumber dari pokok pikiran atau Pokir DPRD yang akan disalurkan kepada Poktan pengusul,” kata Inung.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menegaskan bahwa pengadaan alsintan merupakan tindak lanjut dari kebutuhan masyarakat yang sebelumnya disampaikan kepada para wakil rakyat.
“Pengadaan ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diakomodir oleh dewan pada kegiatan Reses beberapa waktu lalu,” ucapnya.
Politikus Partai Demokrat tersebut juga meminta agar DKPP segera menuntaskan proses realisasi program sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para petani.