Penyaluran KUR Terus Berjalan

Di sisi lain, aktivitas pembiayaan usaha di BRI BO Sumenep tetap berlangsung. Hingga Maret 2026, realisasi penyaluran KUR tercatat mencapai Rp602,489 miliar yang disalurkan kepada pelaku usaha di sektor pertanian, perdagangan, perikanan, industri, serta sektor produktif lainnya.

Sebelumnya, Ali Topan menilai Sumenep memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang.

"Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Sumenep melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami juga melihat ada banyak potensi di wilayah Sumenep di bidang ekonomi kreatif yang tentunya BRI memiliki peran untuk mendukung pelaku usaha dalam pendanaan usaha maupun peningkatan kapasitas usaha," ujar Ali Topan beberapa waktu lalu yang diulas kembali oleh MaduraPost pada hari ini, Senin (6/7).

Ia juga menegaskan bahwa komitmen BRI tidak hanya sebatas penyaluran modal.

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas," katanya.

Setelah penyampaian capaian penyaluran KUR tersebut, Ali Topan belum kembali terlihat memberikan keterangan kepada media.

Perkara Lama Belum Tuntas

Selain fokus pada penyaluran kredit baru, BRI Cabang Sumenep masih menyisakan persoalan terkait kasus kredit fiktif yang menggunakan SK pensiun milik Abd. Hamid.