Tak hanya itu, sapi-sapi yang bertanding juga dihias dengan Ubo Rampe, pernak-pernik khas kerajaan Sumenep yang memberikan kesan megah pada perlombaan.
Karapan Sapi kemudian menyebar ke berbagai daerah di Madura, dari Sumenep, Pamekasan, hingga Bangkalan.
Baca Juga:Puskesmas Batang-batang Akan Didemo, Buntut Dugaan Malpraktek Hingga Nyawa Bayi Tak Tertolong
Tradisi ini bahkan berkembang menjadi ajang bergengsi, di mana pemenangnya mendapat hadiah prestisius, termasuk Piala Presiden.
Karapan Sapi dan Unsur Mistis
Seiring berkembangnya popularitas Karapan Sapi, persaingan antar peserta semakin sengit. Tidak jarang terjadi kecurangan, seperti upaya sabotase terhadap sapi lawan.