SAMPANG, MaduraPost - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), digelar kegiatan bakti sosial bertajuk "PAN Bantu Rakyat" di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut digagas oleh Politisi Muda asal Madura Slamet Ariyadi yang saat ini menjabat sebagai Anggota komisi 1 DPR RI Fraksi PAN.

Slamet Ariyadi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan masyarakat. Ia mengatakan, keberpihakan kepada rakyat menjadi prioritas yang akan terus diperjuangkan melalui berbagai program sosial maupun pengabdian kepada masyarakat.

"Kami akan terus konsisten mengawal bagaimana rakyat dan masyarakat menjadi prioritas yang harus terus diperjuangkan. Mohon doa agar kami selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kekuatan untuk memberikan perjuangan terbaik bagi masyarakat Madura pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya," tutur Slamet Ariyadi.

Ia juga berharap seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini bukan hanya menjadi bentuk pelayanan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Slamet Ariyadi menjelaskan bahwa mayoritas peserta berasal dari wilayah Kecamatan Camplong. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi dorongan bagi PAN untuk terus melaksanakan kegiatan serupa selama bulan Agustus melalui program sosial dan pelayanan kesehatan.

"Kegiatan hari ini adalah PAN Bantu Rakyat dalam rangka HUT PAN ke-28 berupa bakti sosial, pengobatan, pemeriksaan mata, dan pemberian kacamata gratis. Mayoritas peserta berasal dari Kecamatan Camplong. Insyaallah selama Agustus kami akan terus menggelar berbagai kegiatan sosial dan menyapa masyarakat secara langsung," katanya.

Selain pelayanan pemeriksaan mata, Slamet Ariyadi mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah mengkaji kemungkinan memberikan bantuan operasi katarak secara gratis. Menurutnya, banyak masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan sehingga diperlukan kajian teknis agar program tersebut dapat direalisasikan secara tepat sasaran.

"Kami melihat cukup banyak masyarakat yang mengalami katarak. Jika memungkinkan, PAN akan membantu pengobatan atau operasi katarak secara gratis. Namun skema pelaksanaannya masih akan kami kaji secara khusus agar bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.