SAMPANG, MaduraPost– Perayaan ulang tahun tidak selalu harus berlangsung meriah dengan panggung dan gemerlap acara. Bagi Persatuan Jurnalis Sampang (PJS), memasuki usia lima tahun justru menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
Semangat itu diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang digelar di Dusun Poteran, Desa Dharma, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (6/9/2026).
Mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kepedulian, Meraih Kebaikan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-5 sekaligus menyambut Kongres ke-2 PJS.
Sejak kegiatan berlangsung, suasana di lokasi terasa berbeda. Anak-anak yatim, kaum dhuafa, para lansia hingga warga sekitar berkumpul dalam satu tempat. Tidak ada sekat antara wartawan dan masyarakat. Yang terlihat adalah pertemuan sederhana yang dibangun melalui kepedulian.
Ketua Panitia HUT ke-5 PJS, Hanafi, mengatakan kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk melihat besar kecilnya bantuan yang diberikan. Menurutnya, hal terpenting adalah semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
“Jangan melihat dari apa yang diberikan, tetapi lihatlah kepedulian dan niat baik yang kami bawa. Semoga apa yang kami berikan hari ini bisa membawa kebahagiaan dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” ujar Hanafi.
Bagi PJS, kegiatan sosial tersebut juga menjadi cara untuk memaknai perjalanan organisasi yang telah memasuki tahun kelima.
Ketua PJS Sampang, Faris Reza Malik, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Dharma, khususnya para lansia dan penerima santunan yang telah hadir. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh wartawan yang selama ini menjaga kekompakan di tubuh organisasi.
Menurut Varis, solidaritas antaranggota menjadi salah satu kekuatan PJS untuk terus bergerak, termasuk dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.