“Ramadan tidak hanya bermakna ibadah spiritual, tetapi juga harus memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil,” ujarnya, Jumat (21/2).
Bupati Fauzi menekankan pentingnya menghadirkan ruang ekonomi kreatif yang terbuka dan inklusif. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendorong UMKM agar terus tumbuh, naik kelas, dan memiliki daya saing lebih kuat.
Baca Juga:Digitalisasi Transaksi Digenjot, Pemkab dan DPRD Sumenep Sepakat Tutup Celah Kebocoran PAD
“Keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan harus diwujudkan lewat program nyata yang menyentuh kebutuhan pelaku usaha,” katanya.
Festival takjil dinilai efektif mempertemukan pedagang kecil dengan konsumen secara langsung.