Salah satu warga Desa Bringsang, Mas Ari, mengatakan jembatan yang ambruk itu memiliki fungsi vital bagi kehidupan masyarakat.

Ia menilai, kondisi saat ini sangat memberatkan, khususnya bagi pemilik kendaraan roda empat.

“Ini jalur utama penghubung empat desa. Kalau sepeda motor masih bisa mencari jalan lain, tapi kendaraan roda empat benar-benar kerepotan karena harus memutar cukup jauh,” kata Mas Ari saat ditemui, Senin (22/12).

Keluhan serupa terus disuarakan warga yang berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Mereka menilai keberadaan jembatan tersebut sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga kebutuhan sehari-hari masyarakat.