Pemateri berikutnya, Faishol Ridho, menyoroti dinamika arah kebijakan kebangsaan yang terus mengalami pergeseran.
Ia menjelaskan bahwa setelah era reformasi, pembangunan ekonomi menjadi fokus utama negara, namun pada saat yang sama nilai-nilai kebangsaan kerap terpinggirkan dalam perdebatan publik.
“Sekarang ini perdebatan publik sering bergeser. Bukan lagi soal nilai dan kebenaran, tapi soal kekuasaan dan kepentingan,” ujar Faishol.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan nasional. Menurutnya, kemajuan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan karena ketiganya saling terkait dalam menjaga persatuan bangsa.