Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">SMPN 1 Sumenep, Syaiful Rahman Dasuki, belum memberikan keterangan resmi. Saat wartawan MaduraPost mendatangi sekolah, yang bersangkutan tidak berada di tempat.
"Kepala sekolah sedang ada agenda di luar," ujar salah satu staf sekolah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas Pendidikan Sumenep, Moh. Fajar Hidayat, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa kegiatan perpisahan diizinkan selama tidak memberatkan siswa dan wali murid.
"Sesuai arahan Menteri, silakan mengadakan perpisahan, asalkan tidak memaksa atau membebani orang tua. Kalau soal study tour, juga tidak boleh dipaksakan. Itu harus atas kemauan anak dan persetujuan orang tua," tegasnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya.