"Pelaku ini malah terus memaksa korban agar datang ke kosannya," kata Sutrisno pada wartawan, Rabu (15/1).

Tak henti-hentinya disitu saja, YP terus mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp mengajak LL agar menemuinya.

Seperti yang disampaikan Sutrisno, YP atau pelaku memang memiliki pengaruh besar di kampusnya.

"Mungkin, saat itu karena si korban ini masih polos, kan mahasiswi baru," ucap Sutrisno.

Keterangan Sutrisno tentu terus menjadi bola liar dan bertolak belakang dengan penyampaian Warek I UNIBA Madura, Budi Suswanto.