"Karena manfaatnya dirasakan benar, kabupaten atau kota lain di Indonesia, justru ada yang tanya ke kita. Saya bilang, kabupaten atau kota lain bisa melakukan studi komparatif sebagai pembelajaran," kata Wathan menimpali.
Namun, Wathan juga tidak merasa besar hati atas berjalannya aplikasi SIPBRO tersebut.
Baca Juga:Partai Hanura Buka Suara Soal Caleg Jual Traktor, DKPP Sumenep Minta Barang Ada di Tempat Semula
"Kami pun juga harus mengisi pengayaan informasi lain dari kabupaten atau kota di Indonesia di aplikasi yang kita miliki saat ini. Bahkan sudah ada kabupaten lain yang akan berkunjung ke Sumenep untuk menanyakan perihal aplikasi SIPBRO ini," kata Wathan mengakui.
FILOSOFI SIPBRO