Ditanya tentang kesan bahwa manajemen BRI Sumenep diduga cuci tangan dengan melimpahkan beban kesalahan ke pihak nasabah, Ihwan berkelit dan langsung memutus sambungan teleponnya.

"Enten, mala ano napa.. Enten ta' aḍhâbu nga' ghânèka," ucap Ihwan dalam bahasa halus Madura.

"Nggak, malah anu, apa.. jadi bukan bilang begitu," dalihnya dan langsung menutup sambungan selulernya.

Atas kasus ini, pihak BRI Kantor Cabang Sumenep diduga telah menyuap korban dengan iming-iming dapat mengajukan pinjaman dana KUR kembali.