SUMENEP, MaduraPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, mengalokasikan anggaran sebesar lebih dari Rp7 miliar untuk insentif guru non-PNS.
Dana ini diperuntukkan bagi guru yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dan Kementerian Agama (Kemenag), sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Menurut Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, pemberian insentif tahunan ini direncanakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan bagi para guru non-PNS atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.
"Pemerintah daerah berupaya menjaga kesejahteraan guru dalam mencerdaskan anak bangsa melalui program ini," kata Agus dalam keterangannya, Kamis (31/10).
Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep mencatat bahwa penerima insentif ini berjumlah sekitar 5.055 guru non-PNS setiap tahunnya sejak tahun 2022 hingga 2024, yang tersebar baik di wilayah daratan maupun kepulauan.