"Jadi jangan serta merta kesalahan itu dibebankan semua kepada nasabah. BRI jangan tutup mata, telaah dulu, yang salah itu siapa? pihak manajemen apa nasabah," kata Pak Suji menegaskan.

Cerita Pak Suji, banyak nasabah BRI yang melunasi angsuran pinjaman KUR sebelum batas waktu angsuran atau jatuh tempo.

Alasannya, takut peminjaman dana KUR yang diajukan bertambah dengan sendirinya tanpa sepengetahuan pemohon atau nasabah itu sendiri.

Trauma, menjadi salah satu bukti nasabah BRI di Kecamatan Dasuk memilih untuk pindah menjadi nasabah bank lain.

Sekedar informasi, oknum pegawai BRI Sumenep inisial A yang terlibat kasus penipuan dana KUR itu sudah dinonaktifkan pasca peristiwa ini mencuat.***