"Sudah terimplementasi dan tersistematis di Kecamatan Saronggi, Dungkek, Nunggunong dan Gayam di 101 SD dari 645 (15,6%), karena menggunakan sistem In-On dan literasi dini Bunda PAUD (60 TK dari 517 TK (11,6%)," kata dia menerangkan.
Menurutnya, Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep perlu memprioritaskan program literasi dan numerasi.
Baca Juga:Musim Kemarau dan Ancaman Kekeringan, DPRD Sumenep Dorong Pemerintah Segera Lakukan Deteksi Dini
Kemudian, pihaknya juga menjelaskan soal resume penerimaan.
Pertama, penerimaan pemerintah kabupaten dan sekolah terhadap inisiatif yang ada mulai berkembang.
Kedua, pemahaman Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sudah terlihat, meskipun masih lebih banyak dipengaruhi kebijakan pusat.