"Hasil proyek itu akan menjadi sejarah bagi kami dan mungkin bagi seluruh rakyat Pamekasan, dan itu merupakan penghargaan buruk terbesar yang diberikan oleh Bupati Pamekasan kepada kami yang memilihnya," ucapnya kesal, Jum'at (26/2 /2022).
Ia juga mengatakan, kalau pihaknya sangat kecewa terhadap hasil proyek yang sepertinya hanya dikerjakan asal jadi saja untuk mendapatkan keuntungan besar diri sendiri, baik diri pihak Pemkab maupun pihak pelaksana (PT. Amin Jaya Karya Abadi, red).
"Karena setahu saya dan baru kali ini, hasil proyek di daerah saya ini yang baru selesai dikerjakan sudah banyak yang ditambal sulam, sungguh hebat kan?. Maka dari itu saya berharap penegak hukum tidak tinggal diam soal proyek ini," katanya.
Amir (akrab disapa) menegaskan, bersama beberapa anggota LSM dan Media di Kabupaten Pamekasan, dirinya dan beberapa warga akan bersurat ke Dinas PUPR setempat untuk klarifikasi dan meminta pertanggungjawabannya.