"Money politic itu seperti menyogok, dan itu tidak boleh dalam aturannya. Itu contoh bakal calon yang tak jelas visinya" terangnya.
Sementara itu, Insan Qoriawan, anggota tekhnis komisi pemilihan umum Jawa Timur (KPU Jatim), menjelaskan apabila kefatalan dan kegalalan seorang calon pemimpin dalam Pemilu yakni terjebaknya dalam arah politik uang.
"Yang jelas para bakal calon harus mengikuti proses pencalonan dengan benar, dan tidak diindahkan adanya politik uang," tutur dia, beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi di acara KPU Sumenep bertempat di hotel De Baghraf.
Insan mengurai, salah satu syarat pencalonan menjadi seorang bupati harus terbebas dari perseteruan politik uang.
"Kalau sampai ketahuan, bisa saja langsung di copot untuk tidak bisa mencalonkan kembali," tegasnya.