SUMENEP, Madurapost.id - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) memang menjadi ajang keterpilihan sosok pemimpin yang akan menyongsong Kota maupun Kabupaten. Kerap kali, saat pemilihan umum (Pemilu) berlangsung banyak tendensi dalam pelaksanaannya.
Salahsatunya yakni adanya bau politik uang (Money politic). Hal ini sering pula yang tersiar dikalangan masyarakat. Siapa yang menyebar paling banyak money politic, maka tak menutup kemungkinan merauk suara gampang dengan gamblang untuk didapat.
Pernak pernik pesta politik didemokrasi Pemilu 2020 sudah dimulai. Segala tahapan pemilihan bupati (Pilbup) sudah berjalan. Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, contohnya.
Di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini, santer tahapan Pilkada telah ber-kabar. Sejumlah surat kabar dan media massa cetak maupun online ikut memberitakan beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati Sumenep itu.
Berbicara money politic dalam kontestasi Pilkada 2020, MaduraPost.id menelaah tentang pentingnya politik uang dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.