Masyarakat tidak sedang meminta Zainal Arifin untuk membela atau menyudutkan Said Abdullah. Masyarakat hanya membutuhkan sikap seorang pimpinan DPRD terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan mereka.
Sebab, jabatan Ketua DPRD bukanlah jabatan untuk menjaga perasaan seseorang, melainkan amanah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pertanggungjawabannya pun bukan kepada orang yang mungkin marah ketika sebuah persoalan dipertanyakan, melainkan kepada rakyat yang telah memberikan mandat.
Pada akhirnya, pertanyaan paling penting bukan siapa yang akan marah kepada Ketua DPRD, melainkan mengapa seorang Ketua DPRD harus merasa khawatir ketika diminta menjelaskan persoalan yang menjadi perhatian publik.
Dalam demokrasi, seorang pejabat boleh menghormati siapa saja. Tetapi, ia tidak boleh lupa kepada siapa sesungguhnya jabatan itu dipertanggungjawabkan.***
Penulis: Lubis Hidayat