EDITORIAL, MaduraPost - Keterbukaan informasi mengenai penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Pulau Madura menjadi sorotan.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan Aliansi Media Partner (AMP), BRI Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinilai berbeda dibanding tiga cabang lainnya karena tidak mempublikasikan nilai bantuan maupun total anggaran CSR yang telah disalurkan kepada masyarakat.

Penelusuran AMP terhadap berbagai publikasi CSR BRI di empat kabupaten di Madura melalui mesin pencarian Google pada Selasa (7/7/2026) memperlihatkan adanya perbedaan pola penyampaian informasi.

BRI Cabang Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan secara rutin mengumumkan program CSR beserta jenis bantuan, sasaran penerima, hingga nominal bantuan pada sejumlah kegiatan.

Sebaliknya, publikasi yang berasal dari BRI Cabang Sumenep lebih banyak menjelaskan bentuk kegiatan sosial tanpa disertai informasi mengenai besaran dana maupun nilai ekonomis bantuan yang diberikan.

Koordinator AMP, Syamsuni mengatakan, kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun. Menurutnya, program CSR BRI sejatinya merupakan bagian dari program nasional BRI Peduli yang pelaksanaannya menggandeng berbagai lembaga sesuai kebutuhan di daerah.

"Setiap tahun program CSR BRI disalurkan melalui lembaga yang memang memiliki tugas dan fungsi dalam menentukan penerima manfaat. Namun khusus di Kabupaten Sumenep, transparansinya tidak terlihat. Tidak diketahui secara terbuka berapa nilai bantuannya maupun total anggaran yang disalurkan," ujarnya, Selasa (7/7).

AMP mencatat, informasi mengenai program CSR di Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan relatif mudah diakses karena dipublikasikan secara konsisten melalui media nasional, media daring lokal, media cetak hingga radio.

Bahkan, sejumlah program dari tiga cabang tersebut mendapat perhatian dan dipublikasikan oleh BRI Pusat sebagai bagian dari informasi resmi perusahaan.