SUMENEP, MaduraPost - Dukungan terhadap kepemimpinan baru Achmad Dzulkarnain di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, juga datang dari kalangan legislatif.

Anggota DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, berharap penempatan mantan Kepala Bakesbangpol tersebut mampu membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Sumenep.

Juhairi menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diterima Achmad Dzulkarnain. Ia menilai pengalaman birokrasi yang dimiliki menjadi modal penting untuk menjawab berbagai tantangan yang saat ini dihadapi DPMD.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Achmad Dzulkarnain atas pelantikannya sebagai nahkoda baru di DPMD Kabupaten Sumenep. Saya berharap di bawah kepemimpinan beliau, DPMD semakin baik ke depannya,” kata Juhairi, Rabu (24/6).

Menurutnya, setidaknya terdapat tiga pekerjaan rumah besar yang harus menjadi perhatian serius DPMD Sumenep dalam waktu dekat, mulai dari transparansi anggaran desa, pembangunan infrastruktur kelistrikan di kepulauan, hingga persiapan pelaksanaan Pilkades 2027.

Persoalan pertama yang disorot adalah transparansi pengelolaan anggaran desa. Juhairi menilai, komitmen sebagian pemerintah desa dalam membuka informasi penggunaan anggaran kepada masyarakat masih perlu diperkuat.

Ia mengaku belakangan ini semakin sulit menemukan informasi publik mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di sejumlah desa.

Padahal keterbukaan informasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

“Persoalan besar yang kini kembali menjadi sorotan publik adalah komitmen pemerintah desa dalam mengelola anggaran negara, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Sebagian besar pemerintah desa kembali tidak patuh dalam mewujudkan transparansi pengelolaan anggaran,” ujar politisi dari Partai NasDem ini.