Armada angkut ini diproyeksikan memperkuat distribusi pasukan dan logistik dalam skala luas.

Salah satu varian yang diterima adalah A400M MRTT yang memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara. Fitur tersebut memungkinkan jet tempur beroperasi dalam radius lebih jauh dan durasi yang lebih panjang.

Selain armada udara, pemerintah juga menerima Radar GCI GM403. Radar berwarna hijau tersebut berfungsi mendeteksi potensi ancaman dari jarak jauh sekaligus mengarahkan pesawat tempur untuk menghadapi sasaran yang memasuki wilayah kedaulatan Indonesia.

Prosesi serah terima alutsista dari pemerintah kepada TNI dihadiri sejumlah pejabat negara. Selain Presiden Prabowo, tampak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Turut hadir pula Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Ketua Komisi I DPR Utut Adianto.***