“Saya sudah berkoordinasi dan meminta Panglima TNI dan aparat terkait bertindak tegas terhadap pelaku perusakan. Negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi yang merugikan rakyat kecil,” kata Slamet.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Warung Madura asal Sumenep, H. Abdul Hadi, turut mengecam keras aksi perusakan yang viral di media sosial tersebut.

Ia menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Slamet Ariyadi di Jakarta untuk mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan adil.

“Pasca kejadian ini kami dari Paguyuban Warung Madura berkoordinasi dengan H. Slamet DPR RI asal Madura dan kami meminta dibantu untuk dikawal,” ujarnya.

Ia berharap aparat dapat bertindak profesional dan memastikan setiap pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran.***