SAMPANG, MaduraPost – Penjabat (Pj) Kepala Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Moh. Suaib, membantah tegas isu miring yang menyebut dirinya melakukan intervensi atau “cawe-cawe” dalam kepengurusan Kelompok Tani (Poktan).

Suaib menegaskan, langkah yang dilakukan pemerintah desa semata-mata bertujuan memastikan para petani tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh pupuk subsidi, terutama saat musim tanam tiba.

Di Desa Gunung Kesan tercatat terdapat 11 Kelompok Tani dan satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak keluhan dari petani terkait keterbatasan akses pupuk bersubsidi. Hal inilah yang mendorong pemerintah desa mengundang seluruh pengurus Poktan untuk bermusyawarah.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana keaktifan Poktan yang ada. Kasihan masyarakat kalau kelompoknya ada, tapi tidak berjalan maksimal. Fokus kami bagaimana Poktan benar-benar menjadi motor penggerak petani di tujuh dusun Desa Gunung Kesan,” ujar Moh. Suaib, Senin (22/12/2025).

Lebih lanjut, Suaib menyoroti tantangan administrasi pertanian yang kini telah beralih ke sistem digital. Ia menjelaskan bahwa pengajuan pupuk bersubsidi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) saat ini wajib dilakukan secara daring.