PAMEKASAN, MaduraPost – LPPM UTM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kelompok 28 dengan bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Seddur dalam mengembangkan website resmi desa. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah desa dan meningkatkan efisiensi operasional Balai Desa Seddur Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN 28 UTM Di Desa Seddur Prof.Dr.Bambang Haryadi, S,E., M.Si., Ak. Mengatakan bahwa Website desa itu ibarat jendela bagi desa itu. Jendela yang bisa dilihat oleh orang luar desa yang ingin tahu isinya desa apa. Tanpa tahu tentang desa itu kayak apa, apa dan kelebihannya apa tidak mungkin orang akan mengenalnya. Itulah pentingnya jendela itu bagi desa. Pihak desa sangat berkepentingan dengan web desa itu untuk segala hal.
Pertama untuk tahu dan mengenalkan tentang potensi diri dari desa, untuk tahu tentang data diri desa. Selain itu web sangat bermanfaat sebagai media komunikasi pihak desa dengan segala satkeholder desa, terlebih lagi bagi warga desa. Web membantu bekerja secara efektif, efisien, dan ekonomis. Web bisa menjadi media komunikasi dan pelayanan murah yang menghubungkan warga yang jauh lokasinya dengan pihak aparat desa.
Di beberapa desa yang telah memiliki web yang aktif dan selalu update informasi maka itu menjadi sumber informasi bagi pihak lain yang akan bekerjasama, akan memberikan hibah pengembangan desa. itulah mengapa perlu untuk mengembangkan web desa yang lebih smart dan selalu update. web desa kuat dan update, maka wajah desa akan terus diketahui banyak stakeholder.
Melalui kerjasama mahasiswa KKN 28 UTM dan Pemerintah Desa Seddur, website desa ini akan menjadi pusat informasi terpadu bagi warga. Platform digital ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah desa, seperti pengajuan surat keterangan, pembaruan data kependudukan, dan pemantauan program pembangunan desa. Selain itu, website ini juga akan menyediakan informasi terkini mengenai kegiatan-kegiatan desa, potensi lokal, dan peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.